11 Tips Membeli iPhone Bekas dan Cara Cek Keasliannya

Jejak IndoIPhone masih menjadi salah satu merek yang diincar sebagian orang karena gengsinya. Namun, harganya yang cukup mahal menjadi penghalang tersendiri untuk membeli iPhone.

Untuk membeli HP iPhone tipe terbaru, banyak orang akan berpikir dua kali karena harganya yang semakin mahal dan kurang ramah kantong.Inilah alasan mengapa orang membeli iPhone bekas, tentunya dengan fitur dan tampilan yang masih oke.

Tapi jangan terburu-buru mengambil keputusan!

Perlu dipikirkan terlebih dahulu  sebelum memilih tempat beli iPhone bekas terpercaya yang menawarkan produk berkualitas dan dijamin tahan lama.Dari harga, garansi hingga kualitas.

Jika Anda memang akan membeli iPhone bekas, berikut beberapa tips membeli iPhone bekas dan cara cek keasliannya..

iPhone bekas tentunya membutuhkan perhatian khusus saat memilih dan membelinya. Jangan terlalu gegabah karena butuh banyak ilmu agar tidak tertipu.

Ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan dan lakukan agar Anda bisa mendapatkan iPhone bekas yang bagus, mulus, dan tidak ada kendala.

Apa saja yang harus perhatikan sebelum membeli iPhone bekas ??

 

Berikut 11 tips Membeli iPhone Bekas dan Cara Cek Keasliannya

 

 

1. Cek Harga Pasaran iPhone Sebelum Membeli

 

Meski harga iPhone bekas jauh lebih murah, Anda juga patut curiga jika harga yang ditawarkan jauh dari harga pasaran. Untuk mengeceknya, kamu bisa mencari tipe iPhone yang ingin kamu beli di toko online. Nah, bandingkan saja harga di sana.

2. pilihlah iPhone yang masih dalam garansi

 

Harga iPhone yang masih bergaransi memang lebih mahal, tapi kualitasnya pasti lebih baik. Jika Anda tidak bisa mendapatkan iPhone yang masih bergaransi, carilah iPhone dengan kondisi “Like New” atau masih seperti baru.

Untuk masalah garansi, Anda juga harus tahu bahwa tidak ada garansi internasional pada iPhone. Ponsel ini hanya dilindungi oleh garansi regional, yang berarti bahwa iPhone hanya dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan garansi di negara tempat peluncurannya. Untuk mengetahuinya, kamu bisa cek kotak iPhone di pojok kiri bawah.

Contoh kode negara untuk iPhone :

  • MY/A: Malaysia
  • LL/A: Amerika
  • X/A: Australia
  • ZP/A: Singapore, Hongkong
  • PA/A: Indonesia

 

3. Usahakan ntuk mengecek kondisi fisik iPhone

 

Cek kondisi fisik iPhone dengan teliti dan detail, pastikan semuanya sesuai dengan deskripsi yang diberikan. Jangan lupa untuk mengecek kelengkapan dan performanya. Nah, berikut ini adalah kondisi fisik yang harus Anda periksa.

  • Periksa jaringan seluler dan internet Anda dengan memasukkan kartu SIM.
  • Pastikan tombol home masih empuk dan berfungsi dengan baik.
  • Periksa juga tombol power untuk memastikan masih menekan normal.
  • Uji headphone Anda dengan mencobanya.
  • Periksa juga charger dan kabel USB dengan mencobanya.
  • Pastikan audio jack masih aktif dan tidak stuttering.
  • Periksa speaker Anda dan pastikan suara yang keluar masih normal dan tidak terputus.

4. Cek semua fitur dan kelengkapan yang dimiliki iPhone

 

Saat membeli, pastikan iPhone tidak ada kerusakan sama sekali. Nah, inilah yang perlu Anda pastikan.

  • Uji layar sentuh dengan mencobanya dari atas ke bawah atau dari kanan ke kiri. Periksa juga sensor putarannya, apakah masih berfungsi atau tidak.
  • Lihat sensor cahaya sekitar yang meredupkan layar iPhone dalam gelap. Cara memeriksa: Tutup sepertiga atas layar dengan tangan Anda atau benda lain. Setelah itu, kita tekan tombol sleep dan nyalakan kembali dengan menekan tombol yang sama (sepertiga layar masih tertutup). Jika layar meredup, berarti masih berfungsi dengan baik.
  • Pastikan untuk memeriksa konektivitas seluler, Wi-Fi, Bluetooth, dan GPS Anda.
  • Tes kamera Anda dengan mencoba semua fitur yang disediakannya.
  • Periksa juga status baterai dengan membuka Pengaturan > Umum > Penggunaan > Penggunaan Baterai.

5. Cek IMEI

 

Anda dapat meminta nomor IMEI dari penjual atau dengan masuk ke Pengaturan > Umum > Tentang. Hal ini penting untuk Anda ketahui agar jika terjadi sesuatu dapat mengantisipasinya jika mengetahui IMEI.

 

6. Pelajari Perbedaan iPhone

 

Sebelum melanjutkan pertemuan dengan penjual, kamu juga harus memperdalam ilmu dengan mempelajari berbagai jenis iPhone.

Mengapa?

Karena di beberapa seri iPhone sepintas memiliki kemiripan luar dan sulit dibedakan jika tidak mencermati bagian dalamnya.

Seperti perbedaan iPhone 7 dan iPhone 8 yang hampir identik secara fisik namun memiliki spesifikasi yang berbeda. Tentu kamu akan menyesal jika tidak mendapatkan tipe yang kamu inginkan, bukan?

Tahukah Anda, meski bahan fisik yang digunakan pada kedua tipe iPhone tersebut berbeda. iPhone 7 menggunakan aluminium sedangkan iPhone 8 menggunakan kaca.

7. Cek Sofware iPhone

 

Tip selanjutnya untuk membeli iPhone adalah dengan memeriksa iCloud dan mengatur ulang di lokasi pengiriman tunai. Periksa apakah iCloud masih aktif atau tidak dengan masuk ke Pengaturan > iCloud dan pastikan itu kosong.

Jika masih ada, minta penjual untuk segera mengeluarkan iCloud bersama dengan Find My iPhone agar iPhone Anda tidak dapat dikendalikan dari jarak jauh.

Anda harus ingat, iPhone akan selalu menanyakan kata sandi iCloud Anda setiap kali Anda melakukan pengaturan penting seperti menginstal aplikasi.

Jadi langsung saja Anda bisa pergi ke Settings > iCloud > Find My Phone lalu matikan. Atur ulang iPhone Anda dengan masuk ke Pengaturan> Umum> Atur Ulang> Hapus Semua Konten dan Pengaturan.

8. Cek iPhone Bekas dengan Aplikasi 3uTools

 

Tips untuk membeli iPhone second ini sedikit membosankan karena kamu membutuhkan laptop untuk mengeceknya saat melakukan COD.

Di sini Anda dapat menggunakan aplikasi pemeriksaan iPhone yang disebut 3uTools. Yang harus Anda lakukan adalah menghubungkan iPhone ke laptop Anda dengan kabel lampu dan mencoba untuk menjadi asli.

Buka aplikasi 3uTools hingga iPhone Anda ditampilkan. Jika kamu sudah mengecek kondisi iPhone bekas, kamu tinggal klik tombol View Check Report.

Anda akan disajikan serangkaian status dari bagian iPhone bekas. Jika statusnya hijau berarti masih asli dan jika statusnya merah berarti sudah dibongkar atau diganti.

Perhatikan juga hasil tes di bawah ini. Dimana banyak orang yang menawarkan skor 90 hingga 100 untuk mendapatkan iPhone bekas dalam kondisi terbaik.

9. Hindari iPhone Rekondisi

 

Seperti yang sudah kita bahas di atas, tidak ada garansi internasional pada iPhone. Dan berikut adalah garansi regional untuk iPhone, yang bisa didapatkan di negara tempat iPhone dirilis.

Anda juga harus menghindari penjual yang menjual iPhone rekondisi, di mana mereka ditawarkan dengan harga rata-rata rendah, meskipun ada banyak risiko yang terlibat.

Misalnya iPhone tidak tahan lama, sinyalnya hilang, jadi tidak bisa update iOS versi terbaru .

Karena itu, Anda harus menemukan tempat yang dapat diandalkan untuk membeli iPhone bekas. Kami sarankan untuk mencari penjual tangan pertama yang membelinya melalui reseller Apple Premium seperti iBox.

 

10. Perhatikan iPhone SU dan iPhone FU

 

Sebagai catatan, saat membeli iPhone bekas, Anda juga harus mengetahui perbedaan istilah iPhone SU dan iPhone FU.

iPhone SU atau Software Unlock adalah jenis iPhone yang sudah di unlock dengan software sebelumnya yang hanya bisa menggunakan satu kartu provider.

Dengan proses unlock akhirnya bisa menggunakan kartu provider lain. Meskipun cara ini membutuhkan jailbreak yang akan mengubah fungsi dari iPhone itu sendiri.

Sedangkan iPhone FU atau Factory Unlock adalah jenis iPhone yang tidak factory unlock sehingga bisa menggunakan berbagai jenis penyedia kartu di seluruh dunia.

Oleh karena itu Kami sarankan Anda untuk membeli iPhone FU agar tidak tertipu oleh penjualnya.

Agar Terhindar dari penipuan, pastikan Anda pahami semua informasi di atas sebelum membeli iPhone bekas. Jangan sampai tertipu dengan harganya yang murah. Semoga bermanfaat !