7 Penyebab Layar Laptop Bergaris Hindari Hal ini Agar Laptop Tetap Awet

Jejakindo.com – Ketika perangkat portabel Anda mengalami masalah layar dimana layar laptop terlihat bergaris, itu bisa terjadi karena beberapa alasan. Tidak hanya karena kerusakan fatal pada komponen layar, hal tak terduga juga bisa menjadi penyebab munculnya garis-garis pada layar laptop.

Sebelum memutuskan untuk membawa laptop Anda ke tukang reparasi, ada baiknya untuk mengenali dan memahami terlebih dahulu apa penyebab munculnya garis-garis di layar laptop kesayangan Anda.

Sehubungan dengan itu, seperti judul artikel kali ini redaksi telah menyiapkan informasi mengenai beberapa penyebab layar laptop belang yang jarang diketahui oleh pemilik laptop.

7 Penyebab Layar Laptop Bergaris

Mengutip berbagai sumber serta forum pakar laptop dan komputer, ketika laptop mengalami masalah layar yang tampak belang, setidaknya disebabkan oleh 7 alasan.

1. Konektor Kurang Pas

Alasan pertama mengapa layar laptop bergaris adalah karena konektor kabel flex ke layar tidak pas atau kendor.

Ketika ini terjadi, koneksi antara motherboard dan layar monitor buruk dan dapat menyebabkan garis-garis muncul di layar.

2. Terjadi Benturan yang Cukup Keras

Alasan selanjutnya, jika masalah serupa terjadi pada laptop kesayangan Anda, bisa jadi karena kemungkinan benturan laptop yang agak keras.

Misalnya saja laptop terjatuh, benturan yang agak keras dengan benda lain, serta sejumlah alasan terkait lainnya.

3. Sering Menutup Layar laptop dengan Keras

Kebiasaan pengguna untuk menutup layar cukup keras setelah selesai menggunakan laptop juga menjadi salah satu penyebab laptop Anda bermasalah dengan garis-garis di layar.

Kebiasaan buruk seperti ini tidak hanya menyebabkan masalah layar, tetapi juga membuat engsel layar lebih rentan.

4. Masalah Pada Driver Grafis

Selain itu, perangkat lunak dapat menjadi penyebab garis-garis pada layar laptop. Dimana driver grafis yang digunakan pada laptop mengalami error misalnya karena driver tersebut sudah usang dan perlu di update.

5. Kerusakan Komponen Layar

Alasan selanjutnya adalah kemungkinan kerusakan pada komponen layar itu sendiri. Dimana pada LCD rusak karena faktor penggunaan jangka panjang atau alasan lainnya.

6. Layar Laptop Sering Tertekan

Jika Anda sering meletakkan barang-barang di laptop dalam keadaan tertutup, seperti buku atau sejenisnya dengan beban yang cukup berat, bisa jadi akan menimbulkan masalah pada layar laptop.

7. Kesalahan Pengaturan

Perlu Anda ketahui bahwa setiap layar laptop memiliki resolusi dan refresh rate yang berbeda pada setiap jenis laptop.

Oleh karena itu, pengguna harus menyesuaikan pengaturan sesuai dengan kriteria laptop. Jika ada kesalahan setup, biasanya ada masalah, salah satunya adalah layar ini dengan garis-garis.

Penyebab dan Cara Mengatasi Laptop Mati Sendiri

Bagi Anda pengguna laptop yang tiba-tiba mengalami laptop mati saat digunakan, hal ini bisa disebabkan oleh beberapa alasan yang akan editor jelaskan di bawah ini.

Selain menjelaskan penyebab laptop tiba-tiba mati sendiri, editor juga akan memberikan tips cara mengatasi masalah tersebut.

Oleh karena itu, pastikan untuk membaca artikel ini sampai habis dan segera terapkan tips yang akan menjadi pertimbangan editor untuk mengatasi masalah shutdown laptop yang mungkin Anda alami.

Dilansir dari berbagai forum teknologi yang membahas tentang dunia komputer dan laptop, ketika perangkat portable yang Anda gunakan tiba-tiba mati, bisa disebabkan oleh beberapa hal berikut ini.

1. Laptop yang Anda gunakan terlalu panas

Alasan pertama, seperti dikutip editor dari forum yang membahas masalah laptop, panas yang berlebihan atau overheat bisa menyebabkan laptop mati.

Pemanasan ini bisa disebabkan oleh beberapa alasan, salah satunya adalah menjalankan aplikasi atau software berat, bermain game, dan sejenisnya.

2. Masalah dengan RAM

Alasan kedua adalah karena ketika masalah terjadi pada RAM, dapat menyebabkan perangkat portabel yang digunakan tiba-tiba mati dengan sendirinya.

Usia penggunaan, hanya mengganti sebagian RAM, RAM berkualitas rendah telah diidentifikasi sebagai penyebab masalah RAM yang menyebabkan laptop mati secara otomatis saat digunakan.

3. Kerusakan baterai

Komponen catu daya atau baterai pada laptop yang bermasalah juga dapat menyebabkan laptop mati sendiri.

Kerusakan pada baterai ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti umur yang cukup lama, hubungan arus pendek, kebocoran baterai, pengisian yang berlebihan dan beberapa alasan lainnya.

4. Kerusakan peralatan

Kemungkinan kerusakan hardware atau hardware pada laptop yang Anda gunakan juga dapat menyebabkan masalah shutdown laptop.

Hal ini biasanya terjadi ketika laptop yang digunakan terjatuh, terkena air, atau ada sesuatu yang bersentuhan langsung dengan hardware laptop.

5. Kemungkinan terinfeksi virus berbahaya

Serangan virus yang terjadi pada perangkat portabel juga dapat menyebabkan laptop mati dengan sendirinya.

Jika hal ini terjadi setelah Anda mendownload file, software, atau sejenisnya lalu tiba-tiba laptop mati, bisa jadi karena perangkat yang Anda gunakan telah dimasuki virus dan menginfeksinya.

6. Kegagalan sistem operasi

Sistem operasi yang bermasalah karena Anda melakukan bug atau sejenisnya terkadang menyebabkan perangkat mati secara tiba-tiba.

Bahkan dalam beberapa kasus, disebabkan oleh OS yang bermasalah, laptop akan gagal total dan memerlukan perbaikan tambahan.

Cara mengatasi masalah laptop yang tiba-tiba mati

Setelah Anda mengetahui beberapa penyebab umum yang mungkin menyebabkan laptop Anda mati, kami akan membahas cara mengatasi masalah ini.

Masih mengacu pada penjelasan yang sama yang editor ambil dari sebuah forum teknologi yang membahas tentang komputer dan laptop, jika mengalami masalah ini ada beberapa cara untuk mengatasinya.

Berikut adalah sorotan yang dirangkum editor dari sumber-sumber ini:

  • Jika hal ini disebabkan oleh panas yang berlebihan, tentunya Anda harus memaksa suhu perangkat kembali normal. Agar laptop tetap dingin saat digunakan, Anda bisa menggunakan aksesoris seperti kipas angin atau kipas eksternal.
  • Cek kondisi RAM, jika akan melakukan upgrade atau melakukan perubahan pastikan memilih komponen dari merek yang terpercaya. Meski harganya lebih mahal, namun kualitasnya terjamin.
  • Instal antivirus untuk mengetahui apakah ada kemungkinan virus menyusup ke laptop Anda.
  • Lakukan instal ulang jika ada kemungkinan terjadi kesalahan pada sistem operasi.
  • Periksa kondisi baterai, jika sudah jatuh dan tidak berfungsi, sebaiknya ganti bagian baterai.
  • Jika sisi perangkat kerasnya rusak, seperti terjatuh, sebaiknya serahkan masalah tersebut kepada ahlinya atau teknisi perbaikan laptop yang berpengalaman.

Demikian informasi mengenai beberapa penyebab, serta cara mengatasi masalah mematikan laptop sendiri. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang sedang menghadapi masalah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.