Cara Menjadi Freelance Dan Contoh Bidang Pekerjaannya

Jejakindo.com – Pekerjaan lepas atau freelance adalah jenis pekerjaan yang tidak terikat dengan suatu perusahaan. Menjadi freelancer kini banyak dilakukan oleh pelajar dan mahasiswa. Karena freelancer memiliki waktu luang untuk melakukan pekerjaan tertentu.

Freelancer berbeda dengan karyawan dalam suatu perusahaan. Biasanya mereka membuat kerjasama atau kontrak dengan sebuah perusahaan. Tempat para freelancer ini juga fleksibel, mereka bisa bekerja dimana saja dan menyesuaikan jadwal mereka.

Apa Itu Freelance ?

Seorang freelancer adalah seseorang yang menawarkan layanan kepada satu atau lebih perusahaan. Seorang freelancer juga dikenal sebagai pekerja lepas yang dapat melakukan lebih banyak pekerjaan.

Pekerjaan freelance ada di tangan mereka sendiri. Beban kerja dan karir yang menentukan seorang freelancer. Mereka juga harus bertanggung jawab dalam melakukan pekerjaan, mengatur jam kerja, dan membayar pajak dari penghasilan pekerjaan ini .

Freelancer dapat bekerja tergantung pada jam, hari dan waktu pekerjaan. Biasanya mereka juga mengadakan kontrak dengan berbagai perusahaan atau menyediakan layanan atau jasa melaluiĀ  Internet.

Tujuan seorang freelancer biasanya untuk mendapatkan uang tambahan, menjauh dari pekerjaan penuh waktu, meningkatkan keterampilan, dan menjadwalkan waktu untuk bekerja.

Kemajuan teknologi juga membantu pekerja lepas menemukan pekerjaan secara online. Saat ini ada situs seperti Fiverr, Upwork, dan sribulancer yang bekerja sama dengan para freelancer.

Contoh Pekerjaan Di Bidang Freelance

Berikut contoh pekerjaan freelance online:

1. Videografer dan Fotografer

Keterampilan fotografi, produksi video, dan pengeditan video sangat penting bagi perusahaan dan individu. Saat ini, pekerja lepas seperti videografer dan fotografer tersebar luas.

Perusahaan membutuhkan jasa fotografer dan videografer untuk merekam acara tersebut. Misalnya, acara internal perusahaan, ulang tahun dan rapat di kantor.

Selain perusahaan, fotografer dan videografer biasanya dibutuhkan untuk acara pernikahan, wisuda, dan acara besar lainnya.

2. Desainer Grafis

Desainer grafis dibutuhkan untuk proyek desain dari perusahaan seperti pembuatan logo, promosi dan proyek lainnya.

Keterampilan yang dibutuhkan untuk desain grafis meliputi kreativitas, seni, dan kemampuan untuk bekerja dengan aplikasi. Beberapa software penting untuk desainer grafis seperti Corel Draw, Adobe Photoshop dan Adobe Illustrator.

3. Penulis

Jurnalisme, penulisan konten, dan copywriting juga membutuhkan pekerja lepas. Banyak perusahaan membutuhkan penulis untuk membuat konten dan blog tertulis yang menarik, buletin, mengisi situs web, dan memperkenalkan produk.

4. Editor

Tugas editor adalah meninjau teks, memodifikasinya untuk menarik pembaca, dan mencari kesalahan tata bahasa.

Editor dapat memainkan peran sebagai pembaca dan penulis. Pekerjaan ini membutuhkan perhatian pada penulisan editing dan grammar.

Pekerjaan seorang editor membutuhkan keterampilan menulis, lebih banyak membaca, dan praktik menulis yang baik.

Editor biasanya mengedit tulisan seorang penulis dan kemudian mempublikasikannya di situs web atau blog.

5. Penerjemah

Penerjemah adalah orang yang berbicara lebih dari satu bahasa asing. Kemampuan ini membantu penerjemah atau interpreter dalam pekerjaannya.

Begitu banyak Perusahaan perusahaan terkemuka yang membutuhkan jasa penerjemah untuk proses penerjemahan buku atau artikel.

Profesi sebagai penerjemah ini juga sangat dibutuhkan oleh penerbit buku untuk proofreading.

6. Data Entry

Pekerjaan entri data diperlukan oleh perusahaan. Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian dan kecermatan dalam pemasukan data. Contoh jenis pekerjaan pemeliharaan entri adalah transkrip, rekaman suara, dan pengetikan.

7. Software Engineer

Industri teknologi informasi membutuhkan freelancer untuk membuat website dan aplikasi. Pekerjaan seorang insinyur perangkat lunak menjadi peluang bagi para pekerja lepas. Pekerjaan ini membutuhkan pengembangan perangkat lunak dan pengalaman.

Cara Menjadi Freelancer

Saat ini begitu banyak freelancer yang menawarkan jasa melalui blog atau website yang beredar di internet.

Pekerja lepas perlu mengatur jam kerja, biaya gaji, dan ruang lingkup pekerjaan mereka.

Contoh di atas memperjelas bahwa freelance membutuhkan keterampilan dan profesional untuk bekerja dengannya.

Berikut cara menjadi freelancer:

1. Pilih Bidang Pekerjaan

Langkah pertama sebelum memulai pekerjaan lepas adalah memilih bidang kegiatan. Jika Anda seorang pelajar, cobalah untuk mencari pekerjaan yang lebih ringan seperti menulis artikel, entri data, dan pembuatan konten.

Sedangkan orang yang sudah berpengalaman dan ahli di bidangnya bisa menentukan jenis freelance. Freelancing membutuhkan waktu dan disiplin untuk bekerja.

Tidak seperti pekerja sewaan, pekerja lepas memiliki jam kerja yang lebih fleksibel. Pekerja lepas ini dapat bekerja bahkan pada hari libur atau hari libur.

Anda dapat memilih bidang kegiatan yang sesuai dengan kemampuan, waktu, dan hasil kerja Anda. Ketika Anda memiliki klien dan koneksi, Anda dapat mengembangkan layanan freelance.

2. Temukan Website Freelance

Internet memudahkan pekerja lepas untuk mencari pekerjaan. Anda dapat membuat rekomendasi melalui jejaring sosial seperti Linkedin.

Ada juga situs web khusus freelance seperti Sribulancer, Upwork, dan Fiverr. Anda dapat mengunggah keterampilan, contoh pekerjaan, dan menetapkan tarif untuk pekerjaan.

3. Membuat Profil dan Portofolio

Situs web freelance menyediakan fitur untuk klien dan pekerja lepas. Anda dapat membuat profil dan portofolio dalam bentuk karya.

Profil yang dimaksud seperti latar belakang pendidikan, keterampilan, pengalaman dan pengetahuan.

Sedangkan portofolio ini sangat penting untuk memberitahu apa keahlian dan pengalaman yang anda miliki sebagai seorang freelancer.

4. Menentukan Harga

Setelah mengatur bidang pekerjaan, Anda dapat mengatur harga untuk pekerjaan itu. Pertimbangkan juga tarif menurut layanan freelancer dan pengeluaran bulanan.

5. Mencari Pekerjaan

Setelah menentukan harga jasa freelancer, Anda bisa mencari pekerjaan. Jika Anda adalah seorang freelancer pemula, sebaiknya cari pekerjaan yang anda sangat anda kuasai atau jenis pekerjaan lebih mudah terlebih dahulu.

Setelah menerima pekerjaan, Anda dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan klien. Langkah ini penting untuk memastikan umpan balik positif dan membangun jaringan.